Alyssa Caroline – Hey Moon
Senang bisa bertemu lagi dengan Alyssa Caroline yang baru saja pulang dari bulan madu di Italia. Dia memutuskan kembali dari masa liburnya dengan membawa…
Read More »Update setiap hari dengan rilisan single indie terbaru dari seluruh penjuru dunia.
Senang bisa bertemu lagi dengan Alyssa Caroline yang baru saja pulang dari bulan madu di Italia. Dia memutuskan kembali dari masa liburnya dengan membawa…
Read More »Brave the Weatherman lewat “Atlantis” datang dengan ketukan padat dan hook gitar yang serak. Vokalnya lantang, sementara energinya terus lepas dari awal sampai akhir.…
Read More »FRONTM3N lewat “Gonna Do It My Way” membawa semangat keras kepala yang cukup sehat. Lagu ini bicara soal tetap berjalan ketika orang lain sibuk…
Read More »Club 8 datang dengan manis bersama “The Sweetness of Honey” terdengar seperti pop manis yang tiba-tiba disusupi beat patah-patah. Ada kilau dream pop di…
Read More »Kev Olden menyapa bersama “The Waves” yang terdengar seperti seseorang yang sedang mengumpulkan napas sebelum menghadapi sesuatu yang lebih besar dari dirinya. Energinya terus…
Read More »Max Rauch lewat “Despite the Outcome” terdengar seperti seseorang yang tahu jalannya mungkin buntu, tetapi tetap menekan pedal gas. Lagu ini membawa energi alternative…
Read More »Judah & The Lion dengan apik datang membawa “Gravel Roads” lagu cinta yang terasa seperti perjalanan pulang saat matahari masih hangat. Single dari album…
Read More »Alanna Matty lewat “Kitchen Scissors” menangkap rasa panik ketika perasaan tumbuh terlalu cepat. Lagu ini hadir sebagai bagian dari album Epilogue, yang membahas persahabatan,…
Read More »Attics membawa warna yang agak melankolis bersama singlenya “Live Again”. Sebagai lagu utama dari album Escape from Boredom Island, track ini menempatkan rasa rapuh…
Read More »Secret Bad Boy bersama Ezra Furman datang lewat “In the Fullness of Time (You Become All the People You Claim to Revile)”. Trek indie…
Read More »Mari kita berkenalan dengan H. ONUS lewat “FOSSILS” yang datang dengan debutnya dengan cara yang cukup unik, yaitu menggali lagu lama dari hard drive…
Read More »Rohini Rege lewat “Worth the Wait” berdiri di antara patah hati dan harapan yang belum punya wajah. Lagu ini tidak berpura-pura bahwa melupakan seseorang…
Read More »Berhenti menutupi kekurangan fisik itu lumayan susah, apalagi kalau kamu sadar ekspektasi orang kadang tidak masuk akal. Elle Baez memotret beban itu lewat “Naturally”.…
Read More »Hera Lind lewat “Finsbury Park” menangkap momen ketika hubungan belum benar-benar selesai, tetapi salah satu pihak sudah mulai berdiri dekat pintu. Sebagai single pertama…
Read More »Attics kembali dengan Landing Lights, lagu indie rock yang terdengar hangat meski percakapannya cukup menyakitkan. Groove yang ringan dan gitar yang nyaman membuat konfrontasi…
Read More »Tiger La Flor kembali lagi dengan FOREVERMORE, sebuah lagu cinta sinematik yang terdengar seperti potongan film lama. Gitar Spanyol, tiupan mariachi, nuansa country, dan…
Read More »Mari berkenalan dengan Iris Danbury, musisi belia asal Yorkshire, Inggris yang usianya baru 13 tahun. Dia baru saja melepas single keduanya, “About You”. Di…
Read More »Honeysucker selalu datang membawa hal yang menarik dan single terbarunya “Femme Fatales & Bicoastal Divas” yang seperti malam yang terlalu berkilau untuk dipercaya sepenuhnya.…
Read More »Hollow Star bersama “Sunset” terdengar seperti hubungan yang sudah lama retak, tetapi baru sekarang ada yang berani mematikan lampu dan pergi. Gitar patah-patah bergaya…
Read More »Berlari menghindari masalah emosional biasanya berujung pada cedera konyol. Attics menerjemahkan situasi itu secara langsung lewat “Sprained Ankle”. Proyek musik yang dikepalai Meir Hamilton…
Read More »Always Grounded datang menyapa bersama “Cross My Heart” datang membawa pop punk yang tahu kapan harus membuat satu ruangan ikut berteriak Single yang dirilis…
Read More »Alex Siegel selalu datang dengan single yang spesial, dan bersama single terbarunya “My True Friend” menawarkan kehangatan yang tidak ribut mencari perhatian. Direkam pada…
Read More »Alyssa Caroline menyapa hati ini, lewat “Clouds” dan menangkap rasa jatuh cinta yang bikin nyaman sekaligus sedikit mual, seperti berdiri terlalu tinggi sambil pura-pura…
Read More »Alma Perry Peleg menyapa kita lewat “Blossom” yang terdengar seperti seseorang yang sudah terlalu lama menunggu musim berganti. Lagu ini membawa rasa tertahan, seolah…
Read More »Melanie Wehbe lewat “Alive” memilih menyalakan lampu daripada sibuk meratapi gelap. Sebagai lagu resmi Stockholm Pride 2026, nadanya memang diarahkan untuk merayakan keberanian hidup…
Read More »Trauma keluarga biasanya datang bersama obrolan berat dan tagihan terapi, tetapi Memoryy malah memberinya gitar berkilau dan chorus yang bisa diteriakkan ramai-ramai. “Generational Trauma”…
Read More »Ben Pisano, produser asal Perth yang bergerak di balik nama Santa Fe, sepertinya sedang ingin rehat dari suara bising surf rock. Lewat single “Do…
Read More »The Spitting Pips lewat “Green Eyes” terdengar seperti band yang masuk studio sambil berkata, “Sudah, colok gitar dan mainkan yang kencang.” Riff-nya tumbuh perlahan…
Read More »Nadia Vaeh membuka “Dressing” seperti jamuan makan yang salah daftar tamu. Yang hadir bukan keluarga besar, melainkan politisi, pelobi, orang kaya, dan rasa muak…
Read More »Umur bertambah tapi tumpukan kerjaan dan beban pikiran masih persis kayak anak kuliahan yang lagi ngebut deadline skripsi sambil ikut tiga kepanitiaan. Nafas ngos-ngosan,…
Read More »