<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
<channel>
<title>PressPlay &#8211; ParaPOP</title>
<atom:link href="https://parapop.net/category/pressplay/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
<link>https://parapop.net</link>
<description>Parenthesis of POP!!</description>
<lastBuildDate>Sat, 10 Sep 2022 15:38:45 +0000</lastBuildDate>
<language>en-US</language>
<image>
<url>https://parapop.net/wp-content/uploads/2016/07/cropped-IMG_7618-e1469729839770-32x32.jpg</url>
<title>PressPlay &#8211; ParaPOP</title>
<link>https://parapop.net</link>
<width>32</width>
<height>32</height>
</image>
<item>
<title>Tonton Tame Impala – InnerSpeaker Live From Wave House</title>
<link>https://parapop.net/tonton-tame-impala-innerspeaker-live-from-wave-house/</link>
<dc:creator><![CDATA[Noverdy Putra]]></dc:creator>
<pubDate>Sat, 10 Sep 2022 15:12:03 +0000</pubDate>
<category><![CDATA[PressPlay]]></category>
<category><![CDATA[Featured]]></category>
<category><![CDATA[Music]]></category>
<category><![CDATA[InnerSpeaker]]></category>
<category><![CDATA[Live]]></category>
<category><![CDATA[Tame Impala]]></category>
<guid isPermaLink="false">https://parapop.net/?p=10565</guid>
<description><![CDATA[Kala itu konser ini ditayangkan sebagai sebuah global streaming event, yang tiket untuk menonton daringnya pun membuat kamu harus berpikir dua kali. Apa mending beli sepatu Compas-nya aja ya? Namun setahun setelah penampilan tersebut, rekaman penampilan khusus tersebut akhirnya diunggah di akun youtube Tame Impala. Mungkin mas Kevin Parker iba dengan kita-kita. Kenapa tidak ngiler?]]></description>
<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Kala itu konser ini ditayangkan sebagai sebuah global streaming event, yang tiket untuk menonton daringnya pun membuat kamu harus berpikir dua kali. Apa mending beli sepatu Compas-nya aja ya? Namun setahun setelah penampilan tersebut, rekaman penampilan khusus tersebut akhirnya diunggah di akun youtube Tame Impala. Mungkin mas Kevin Parker iba dengan kita-kita.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://parapop.net/wp-content/uploads/2022/09/b2f8ff7bf178cf1527a88c49669b6f09-1-1024x576.jpg" alt="Ulasan lagu Tonton Tame Impala - InnerSpeaker Live From Wave House - ParaPOP" class="wp-image-10566" title=""></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Kenapa tidak <em>ngiler?</em> Teaser-nya kali itu memperlihatkan penampilan Kevin Parker dan teman-temannya itu dalam sebuah rumah dipinggir laut. Sesekali tampak laut lepas mengitari sekeliling Tame Impala. Sebuah pertunjukan yang sungguh magis untuk dinikmati sembari menyantap kopi di sore hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai sebuah peringatan satu dekade album, maka memang penampilan berdurasi satu jam lebih sedikit ini memainkan semua lagu dari album “InnerSpeaker” berurutan tanpa kekurangan sesuatu apapun. Semenjak diunggah di youtube, pertunjukan ini telah ditonton lebih dari dua juta kali dengan komentar menembus angka tiga ribu. Pada dasarnya ucapannya seragam, makasih banyak mas Kevin, atas album ini, dan pertunjukan ini.</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title>Tonton Dokumenter 20 Tahun Festival Musik Coachella.</title>
<link>https://parapop.net/tonton-dokumenter-20-tahun-festival-musik-coachella/</link>
<dc:creator><![CDATA[Noverdy Putra]]></dc:creator>
<pubDate>Sun, 10 May 2020 16:39:28 +0000</pubDate>
<category><![CDATA[PressPlay]]></category>
<category><![CDATA[Featured]]></category>
<category><![CDATA[Internet Things]]></category>
<category><![CDATA[News]]></category>
<category><![CDATA[Coachella]]></category>
<category><![CDATA[Coachella Festival]]></category>
<guid isPermaLink="false">https://parapop.net/?p=7111</guid>
<description><![CDATA[Merayakan usia Coachella ke 20 tahun, sebuah film dokumenter produksi Youtube Original berjudul “Coachella: 20 Years in the Desert” dirilis dan dapat kita nikmati secara gratis. Bagi kita yang tinggal dibelahan bumi yang jauh dari daratan Amerika, bagi kita yang entah kapan bisa menikmati festival musik lintas-genre Coachella, dan bagi kita yang hanya dari tahun]]></description>
<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><em>Merayakan usia Coachella ke 20 tahun, sebuah film dokumenter produksi Youtube Original berjudul “Coachella: 20 Years in the Desert” dirilis dan dapat kita nikmati secara gratis.</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi kita yang tinggal dibelahan bumi yang jauh dari daratan Amerika, bagi kita yang entah kapan bisa menikmati festival musik lintas-genre <strong>Coachella</strong>, dan bagi kita yang hanya dari tahun ke tahun hanya bisa menonton melalui Youtube (baca: <a href="https://parapop.net/bangun-lebih-pagi-demi-coachella-2017-nontoncoachelladirumah/">parapop.net</a> ) saja. Maka menonton film dokumenter perayaan 20 tahun Coachella adalah sebuah anugerah. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam film produksi Youtube Original berdurasi 1 jam 43 menit tersebut, kita tiba-tiba merasa dekat dengan festival ini. Kita tiba-tiba punya rasa memiliki festival nun jauh disana tersebut. Dengan lengkap, film dokumenter ini memulai dengan sejarah festival musik Coachella, pendirinya, hingga bagaimana pertumbuhan jajaran penampil mereka dari tahun ke tahun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kisah getir pun tak luput mereka ceritakan, kegagalan secara finansial, hingga macam-macam pencapaian penting dari yang mereka lakukan. <em>Highlight</em> penampil disetiap perhelatannya mampu membawa bulu kuduk berdiri, kendati kita hanya menyaksikan dari <em>laman</em> Youtube saja tahun ke tahun, tak mengurangi esensi ketika menyaksikan film dokumenter ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah film dokumenter usai, tak ada yang bisa kita lakukan selain memejamkan mata dan merapalkan do’a, <em>suatu hari kelak kita akan menonton langsung Coachella</em> dan merasakan sendiri bagaimana sensasi festival yang telah berumur 20 tahun tersebut. Mari kita aminkan bersama.</p>



<p class="wp-block-paragraph">(VRD/ABD)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title>Tonton Metallica Untuk #Dirumahsaja</title>
<link>https://parapop.net/tonton-metallica-untuk-dirumahsaja/</link>
<dc:creator><![CDATA[Noverdy Putra]]></dc:creator>
<pubDate>Thu, 26 Mar 2020 05:26:12 +0000</pubDate>
<category><![CDATA[Featured]]></category>
<category><![CDATA[PressPlay]]></category>
<category><![CDATA[Video Post]]></category>
<category><![CDATA[dirumahaja]]></category>
<category><![CDATA[Metallica]]></category>
<guid isPermaLink="false">https://parapop.net/?p=5241</guid>
<description><![CDATA[Dalam masa-masa karantina akibat pandemi virus Corona (COVID-19), Metallica memberikan alasan bagi kita untuk tetap #dirumahsaja. Dunia tersentak akibat virus Corona yang menyebalkan. Berbagai macam gelaran konser musik tunggal maupun festival harus beralih tanggal hingga tahun depan, waktu yang tidak ditentukan, atau harus terpaksa dibatalkan. Penduduk dunia dipaksa untuk mengisolasi diri supaya penyebaran virus ini]]></description>
<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><em>Dalam masa-masa karantina akibat pandemi virus Corona (COVID-19), Metallica memberikan alasan bagi kita untuk tetap #dirumahsaja.</em><br></p>



<p class="wp-block-paragraph">Dunia tersentak akibat virus Corona yang menyebalkan. Berbagai macam gelaran konser musik tunggal maupun festival harus beralih tanggal hingga tahun depan, waktu yang tidak ditentukan, atau harus terpaksa dibatalkan. Penduduk dunia dipaksa untuk mengisolasi diri supaya penyebaran virus ini dapat ditekan, hingga tak banyak lagi jatuh korban.<br></p>



<p class="wp-block-paragraph">Isolasi diri #dirumahsaja pun jadi tantangan tersendiri. Jika kita sudah terbiasa dalam mobilitas yang tinggi sehari-hari meski itu hanya duduk-duduk saja dari kedai kopi yang satu ke kedai kopi lainnya. Menjaga jarak fisik dengan berdiam diri dirumah begitu terasa menyulitkan. Berbagai layanan <em>streaming</em> memang telah memberikan kita alasan untuk menghabiskan kuota internet, namun tetap saja, kadang kita tak butuh geregetan oleh serial tv, atau sumpah serapah akibat film cinta remaja.<br></p>



<figure class="wp-block-embed-twitter wp-block-embed is-type-rich is-provider-twitter"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<blockquote class="twitter-tweet" data-width="500" data-dnt="true"><p lang="en" dir="ltr">Need to take a break from Netflix before you binge-watch the entire library? Introducing our brand new concert series: <a href="https://twitter.com/hashtag/MetallicaMondays?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw" rel="nofollow noopener" target="_blank">#MetallicaMondays</a>, debuting tonight on our YouTube channel and on Facebook!<br><br>Tune in at 8 PM EDT to watch Metallica: Live at Slane Castle &#8211; June 8, 2019! <a href="https://t.co/91Eymjx2jr" rel="nofollow">pic.twitter.com</a></p>&mdash; Metallica (@Metallica) <a href="https://twitter.com/Metallica/status/1242202008674803712?ref_src=twsrc%5Etfw" rel="nofollow noopener" target="_blank">March 23, 2020</a></blockquote><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>
</div></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Maka pilihan yang ditawarkan band gaek <strong>Metallica</strong> ini sepertinya adalah jawaban. Setiap hari senin, mereka akan merilis video penuh konser di kanal youtube resmi Metallica. Pada video yang pertama minggu ini, Metallica menayangkan konser mereka bertajuk Live at Slane Castle yang mengambil tempat di Meath, Ireland pada 8 Juni 2019 lalu.<br></p>



<p class="wp-block-paragraph">Jadi tunggu apa lagi, <em>gan</em>? Putar volume yang kencang, ambil posisi terbaik dan habiskan kuotamu!<br></p>



<p class="wp-block-paragraph">(VRD/ABD)<br></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title>Sebuah Dedikasi Untuk Penambang Kawah Ijen Dari Novo Amor &amp; Ed Tullet</title>
<link>https://parapop.net/sebuah-dedikasi-untuk-penambang-kawah-ijen-dari-novo-amor-ed-tullet/</link>
<dc:creator><![CDATA[Dio Fadnil]]></dc:creator>
<pubDate>Fri, 24 Nov 2017 02:29:01 +0000</pubDate>
<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
<category><![CDATA[Featured]]></category>
<category><![CDATA[Music]]></category>
<category><![CDATA[News]]></category>
<category><![CDATA[PressPlay]]></category>
<category><![CDATA[Ed Tullet]]></category>
<category><![CDATA[Kawah Ijen]]></category>
<category><![CDATA[Novo Amor]]></category>
<category><![CDATA[Novo Amor & Ed Tullet]]></category>
<category><![CDATA[Terraform]]></category>
<guid isPermaLink="false">https://parapop.net/?p=1898</guid>
<description><![CDATA[Di balik balutan visual berpadu musik yang memesona , video klip “Terraform” justru memiliki pesan yang melampaui kenikmatan mata dan telinga.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Novo Amor &amp; Ed Tullet, duo musisi dengan vokal teduh (maaf, bukan Payung Teduh ya) merampungkan album duet mereka “Heiress” 10 November 2017 lalu. Novo Amor saja sudah jaminan mutu jadi pengiring hati kelabu di tengah hujan sepanjang malam. Ditambah pula dengan Ed Tullet yang memiliki karakter vokal kurang lebih sama. Maka, tunggu saja rembesan yang tiba-tiba mengalir di pipimu, kawan!.</p>
<p>Sebelum album “Heiress” rilis penuh, Novo Amor &amp; Ed Tullet merilis single pamungkas berjudul “Terraform” beserta video klipnya. Duo ini menyambangi Jorik Dozy dan Sil van der Woerd untuk mengerjakan video klipnya. Bak gayung bersambut, saat Jorik dan van der Woerd melihat sampul album “Heiress”. Mereka teringat kisah dari Kawah Ijen yang sempat mereka singgahi dulu.</p>
<p><iframe loading="lazy" title="The Story Of Terraform | Novo Amor" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/REe8KqX-lqU?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p>Video berdurasi 5 menit 6 detik itu, menceritakan keseharian Pak Bas seorang penambang belerang di kawah Gunung Ijen, Jawa Timur. Ia dan rekan penambang lainnya harus berjuang melewati gas beracun setiap hari untuk menghidupi keluarganya.</p>
<p>Video klip “Terraform” didedikasikan untuk penambang kawah Ijen, sekaligus bentuk kepedulian terhadap para penambang belerang di sana. Kolaborasi duo musisi dan duo pembuat film ini membawa kita (saya terutama) pada isu yang sangat dekat secara geografis dengan kita di Indonesia. Sebuah kebetulan berbalut ironi ketika Novo Amor dan Ed Tullet yang musiknya tak sengaja saya temukan lewat rekomendasi aplikasi streaming musik, justru yang mengingatkan saya dengan keadaan di sekitar.</p>
<p>Terimakasih, Terraform.</p>
<div class="info-box"><p>Untuk mengetahui lebih lanjut tentang project ini, silahkan mengunjungi laman web <a href="https://www.ijenassistance.com" rel="nofollow noopener" target="_blank">www.ijenassistance.com</a> </p></div>
<p>(DIO/KCK)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title>5.000 Foto Dalam Video Klip Terbaru Dari The National</title>
<link>https://parapop.net/5-000-foto-dalam-video-klip-terbaru-dari-national/</link>
<dc:creator><![CDATA[Heza Putra]]></dc:creator>
<pubDate>Thu, 07 Sep 2017 03:19:43 +0000</pubDate>
<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
<category><![CDATA[Films]]></category>
<category><![CDATA[News]]></category>
<category><![CDATA[PressPlay]]></category>
<category><![CDATA[The National]]></category>
<guid isPermaLink="false">https://parapop.net/?p=1876</guid>
<description><![CDATA[The National merilis single terbaru berjudul “Day I Die” selasa lalu. Single ini akan muncul dalam album terbaru mereka “Sleep Well Beast” yang akan segera dirilis akhir pekan nanti, 8 September 2017 di bawah label rekaman indie asal Britania Raya, 4AD.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah sebelumnya merilis video klip untuk tiga single berjudul, “The System Only Dreams in Total Darkness”, “Guilty Party”,dan “Carin at the Liquor Store”. Kali ini<strong> The National</strong> merilis video klip untuk singel terbaru mereka berjudul “Day I Die”. Seperti video klip sebelumnya, sisi artistik pada video klip kali ini cukup menarik. Video klip untuk lagu ini dikompilasi dari kira-kira 5.000 <em>time-lapse</em> foto hitam putih yang diambil saat mereka sedang latihan di Paris pada Juni lalu. Terlihat sang <em>frontman</em>, Berninger bernyanyi sembari duduk sementara para personil lainnya nampak sibuk dengan instrumen masing-masing. Ribuan gambar ini diambil oleh fotografer Graham MacIndoe, dan Casey Reas didapuk sebagai sutradara untuk video klip ini.</p>
<p>Dalam rilis persnya Reas mengatakan “Graham MacIndoe mengambil 18 time-lapse foto saat latihan di Le Centquatre pada Juni 2017 di Paris. Jam latihan dikompresi ke dalam beberapa menit. Lebih dari 5.000 foto-foto ini yang kemudian diolah menjadi video. Saya kemudian bertugas untuk menggabungkan ribuan foto tersebut menjadi satu bangunan utuh. Pilihan warna yang untuk video klip ini terinspirasi dari sinyal siaran televisi hitam putih. Pilihan untuk memainkan gambar pada 12 fps ditujukan untuk mendekati ambang batas penglihatan manusia”.</p>
<blockquote class="instagram-media" style="background: #FFF; border: 0; border-radius: 3px; box-shadow: 0 0 1px 0 rgba(0,0,0,0.5),0 1px 10px 0 rgba(0,0,0,0.15); margin: 1px; max-width: 658px; padding: 0; width: calc(100% - 2px);" data-instgrm-version="7">
<div style="padding: 8px;">
<div style="background: #F8F8F8; line-height: 0; margin-top: 40px; padding: 50.0% 0; text-align: center; width: 100%;"></div>
<p style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px; margin-bottom: 0; margin-top: 8px; overflow: hidden; padding: 8px 0 7px; text-align: center; text-overflow: ellipsis; white-space: nowrap;"><a style="color: #c9c8cd; font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 17px; text-decoration: none;" href="https://www.instagram.com/p/BYTdixpAyGp/" target="_blank" rel="noopener nofollow">A post shared by The National (@thenational)</a> on <time style="font-family: Arial,sans-serif; font-size: 14px; line-height: 17px;" datetime="2017-08-27T16:33:26+00:00">Aug 27, 2017 at 9:33am PDT</time></p>
</div>
</blockquote>
<p><script async defer src="//platform.instagram.com/en_US/embeds.js"></script></p>
<p>Di luar persoalan video klip, Aaron Dessner mengambil bagian sebagai produser dalam album “Sleep Well Beast”, dengan tambahan <em>co-production</em> Bryce Dessner dan <em>frontman</em> Matt Berninger. Album ini direkam di Aaron Dessner&#8217;s Long Pond studio, Hudson Valley, New York. Selain itu untuk sesi tambahan pada album ini direkam di beberapa tempat seperti, Berlin, Paris, dan Los Angeles dengan melibatkan Peter Katis sebagai <em>mixing engineer.</em></p>
<p>(EJA/KCK)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title>Tonton Penampilan Magis Sigur Rós Bersama Los Angeles Philharmonic.</title>
<link>https://parapop.net/tonton-penampilan-magis-sigur-ros-bersama-los-angeles-philharmonic/</link>
<dc:creator><![CDATA[Noverdy Putra]]></dc:creator>
<pubDate>Sat, 17 Jun 2017 02:06:52 +0000</pubDate>
<category><![CDATA[PressPlay]]></category>
<category><![CDATA[Daníel Bjarnason]]></category>
<category><![CDATA[Deacon]]></category>
<category><![CDATA[Georg "Goggi" Hólm]]></category>
<category><![CDATA[Jón Þór "Jónsi" Birgisson]]></category>
<category><![CDATA[Los Angeles Philharmonic]]></category>
<category><![CDATA[Meredith]]></category>
<category><![CDATA[Orri Páll Dýrason]]></category>
<category><![CDATA[Sigur Rós]]></category>
<category><![CDATA[Walt Disney Concert Hall]]></category>
<guid isPermaLink="false">https://parapop.net/?p=1816</guid>
<description><![CDATA[Konser nan memukau dari panutan post-rock Islandia. Sigur Rós yang kini berformat trio diiringi Los Angeles Philharmonic Orchestra di Walt Disney Concert Hall 14 April 2017 lalu.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Semenjak Kjartan &#8220;Kjarri&#8221; Sveinsson memutuskan mundur dari Sigur Rós empat tahun lalu, maka unit post-rock asal Islandia ini mantap untuk tampil dalam format trio pada berbagai konsernya. Namun, beberapa orang penggemar yang mencurahkan isi hati melalui laman web <a href="http://www.sigur-ros.co.uk" target="_blank" rel="noopener nofollow">www.sigur-ros.co.uk</a> merindukan format personil nan ramai.</p>
<p>Menjawab kerinduan tersebut, Pitchfork merilis film konser penuh berdurasi 103 menit penampilan <strong>Sigur Rós</strong> bersama <strong>Los Angeles Philharmonic</strong> di Walt Disney Concert Hall yang dilangsungkan 14 April 2017 lalu. Sebuah penampilan yang memukau panca indra sekaligus.</p>
<p><iframe loading="lazy" src="https://w.soundcloud.com/player/?url=https%3A//api.soundcloud.com/tracks/227062&amp;auto_play=false&amp;hide_related=false&amp;show_comments=true&amp;show_user=true&amp;show_reposts=false&amp;visual=true" width="100%" height="450" frameborder="no" scrolling="no"></iframe></p>
<p>Sigur Rós membagi konser tersebut dalam dua bagian. Bagian pertama komposisi Jonsi dan kawan-kawan ditemani orkestrasi Los Angeles Philharmonic nan agung. Beberapa aransemen yang turut serta pada bagian pertama yang menggugah ini digubah nama-nama komponis seperti Deacon (“Festival”), Meredith (“Fljótavík”), and Daníel Bjarnason (“Á”).</p>
<p>Selanjutnya Sigur Rós tampil secara tunggal dan kita harus kembali mempertanyakan apakah benar anggapan segelintir penggemar mereka yang merindukan format band ini sebelumnya. Meski bertiga, Jón Þór &#8220;Jónsi&#8221; Birgisson, Georg &#8220;Goggi&#8221; Hólm, dan Orri Páll Dýrason tetap menggugah sanubari. Bahkan untuk saya atau kita yang menonton dari seberang layar komputer, konser ini membius dengan magis. Puncaknya adalah lagu penutup “Popplagið,” alias “Untitled 8” berdurasi 11 menit yang tak kasih kendor, intens, apik-bin-epik secara audio maupun visual.</p>
<p>Selamat menonton!</p>
<p>Setlist konser Sigur Rós Bersama Los Angeles Philharmonic;</p>
<p><strong>With the Los Angeles Philharmonic:<br />
</strong><br />
0:00 &#8211; Á<br />
7:39 &#8211; Ekki Múkk<br />
15:24 &#8211; Takk&#8230;<br />
17:45 &#8211; Glósóli<br />
24:00 &#8211; Hrafntinna<br />
30:30 &#8211; Niður<br />
35:50 &#8211; Fljótavík<br />
40:00 &#8211; Starálfur<br />
45:47 &#8211; Festival</p>
<p><strong>Sigur Rós solo:</strong></p>
<p>54:20 &#8211; Sæglópur<br />
1:01:30 &#8211; Ný Batterí<br />
1:09:40 &#8211; Vaka<br />
1:16:23 &#8211; E-Bow<br />
1:25:25 &#8211; Kveikur<br />
1:31:20 &#8211; Popplagið<br />
(VERD)</p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title>Mengkhidmati Jahit Ulang “Carrie &amp; Lowell” Versi Live Oleh Sufjan Stevens.</title>
<link>https://parapop.net/mengkhidmati-jahit-ulang-carrie-lowell-versi-live-oleh-sufjan-stevens/</link>
<dc:creator><![CDATA[Noverdy Putra]]></dc:creator>
<pubDate>Tue, 30 May 2017 02:48:09 +0000</pubDate>
<category><![CDATA[Album Reviews]]></category>
<category><![CDATA[Concert]]></category>
<category><![CDATA[PressPlay]]></category>
<category><![CDATA[Reviews]]></category>
<category><![CDATA[Asthmatic Kitty]]></category>
<category><![CDATA[Carrie & Lowell Live]]></category>
<category><![CDATA[Sufjan Stevens]]></category>
<guid isPermaLink="false">https://parapop.net/?p=1632</guid>
<description><![CDATA[Puji syukur, akhirnya saya memiliki alasan untuk membahas album tentang “Carrie & Lowell” Sufjan Stevens.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Mengingat deretan album rilisan tahun 2015, maka “Carrie &amp; Lowell” tak boleh dilupakan. Album ketujuh milik Sufjan Stevens ini mendapat pujian dimana-mana, hingga disebut sebagai salah satu album terbaik sepanjang karir Stevens.</p>
<p>Judul album “<strong>Carrie &amp; Lowell</strong>” diambil dari nama ibu kandung dan ayah tiri <strong>Sufjan Stevens</strong>. Album super-sedih penuh refleksi ini berkisah tentang perasaan kehilangan, patah hati, dan kasih sayang. Terinspirasi dari hubungan Stevens dengan ibunya yang bermasalah. Stevens dan ibunya baru dekat kembali beberapa waktu sebelum akhirnya Carrie meninggal di tahun 2012.</p>
<p>Saat berulang kali mendengarkan album ini dua tahun silam, saya memberi predikat “transendental” pada album ini. Ada ketenangan dan kesenduan “ilahiah” secara sesaat yang saya rasakan. Penyampaian pesan pada “Carrie &amp; Lowell” mendekati sempurna. Stevens kembali pada akar folk, beberapa lagu hanya diiringi gitar, atau hanya dentingan piano.<br />
Sufjan Stevens melalui karya-karyanya dikenal sebagai seorang musisi yang ganjil. Ia kerap berganti konsep pada album-album sebelumnya dan hampir selalu dipenuhi bebunyian elektronis.</p>
<p>28 April 2017, ia merilis ulang “Carrie &amp; Lowell” dalam versi live. Bekerja sama dengan “We Are Films”, selain dalam versi audio, rilis ulang ini juga disertai video penuh sepanjang pertunjukannya. Mengambil tempat di North Charleston Performing Arts Center, dan direkam pada 9 November 2015, Stevens menjahit ulang “Carrie &amp; Lowell”.</p>
<p><iframe loading="lazy" style="border: 0; width: 500px; height: 500px;" src="https://bandcamp.com/EmbeddedPlayer/album=1509973399/size=large/bgcol=ffffff/linkcol=0687f5/minimal=true/transparent=true/" width="300" height="150" seamless=""><a href="http://music.sufjan.com/album/carrie-lowell-live" rel="nofollow noopener" target="_blank">Carrie &amp; Lowell Live by Sufjan Stevens</a></iframe></p>
<p>Jika sebelumnya saya bercerita album ini begitu meninggalkan kesan dua tahun lalu saat pertama kali rilis. Namun “<strong>Carrie &amp; Lowell Live</strong>” berupaya memberikan pengalaman baru. Anda tentu setuju, ketika telah berulang kali mendengarkan sebuah album sepanjang tahun, maka akan tiba suatu titik album tersebut tersingkir dari daftar lagu, tergantikan dengan album-album lainnya yang terus berdatangan. <em>Nah</em>, dengan menjahit ulang “Carrie &amp; Lowell”, Stevens berupaya mengajak saya maupun anda untuk kembali mendengarkan dalam persepsi yang berbeda.</p>
<p>Dalam hal ini saya, maupun kita semua yang berada di belahan bumi berbeda dengan Stevens, dan belum memiliki kesempatan untuk menyaksikan penampilan Sufjan Stevens secara langsung, akan memiliki pengalaman berbeda secara visual saat menyaksikan video penuh “Carrie &amp; Lowell Live” yang dibagikan secara gratis melalui laman Youtube. (Anda bisa menyaksikan dihalaman ini, video telah kami sematkan pada bagian pembuka)</p>
<p>Dengan sinematografi ala-ala psikedelik, menonton “Carrie &amp; Lowell Live” sepanjang satu setengah jam, tidak mengantarkan kita pada kebosanan. Meski disepanjang set, tak ada interaksi antara Stevens dan penonton. Praktis hanya tepukan tangan penonton menyambut Stevens dan rekan-rekannya di atas panggung yang tampak begitu khidmat beberapa kali berganti instrumen.</p>
<p>Set “Carrie &amp; Lowell Live” tidak jauh berbeda dengan versi albumnya. Beberapa penambahan muncul, beberapa improvisasi tampak memberikan persepsi yang berbeda. Stevens tak terdengar begitu gelap dan kesepian seperti pada versi album. Penggunaan instrumen yang beragam adalah salah satu penyebab hal tersebut. Aransemen beberapa lagu, seperti “I Should’ve Know Better” dan “All of Me Wants All of You” misalnya, terdengar lebih cerah. Murung hanya sebagai pembuka, namun ada semangat dan harapan dibagian akhir. Tetapi juga ada lagu yang semakin emosional, seperti “Fourth of July” dengan repetisi bagian lirik “<em>we’re all gonna die.. we’re all gonna die..</em>”.</p>
<p>Di sepanjang konser tampak visual pada bagian latar panggung, video rekaman keluarga Stevens berganti dengan varian cahaya. Hal ini menambah magis lagu “Carrie &amp; Lowell” itu sendiri di bagian tengah pertunjukan.</p>
<p>Secara keseluruhan, “Carrie &amp; Lowell Live” adalah upaya jahit ulang yang baik dari Sufjan Stevens. Ia membawa kisah “Carrie &amp; Lowell” pada tingkat yang lebih tinggi. Dengan aransemen yang lebih kompleks dari versi album, sentuhan elektronis, hingga kesempatan kita untuk menikmati secara visual, menambah pengalaman atas album itu sendiri.</p>
<p>Penampilan Sufjan Stevens pada konser ini juga dilengkapi dengan musisi-musisi handal berkemampuan lebih. Perhatikan saja, beberapa diantaranya berganti instrumen ditiap lagu. Mereka adalah musisi dengan kesiapan seperti PNS&#8211;<em>siap ditempatkan dimana saja</em>. Saya tidak akan menceritakan aparatur pengiring Stevens ini satu persatu, saya hanya akan titipkan satu nama. Dawn Landes, satu-satunya wanita di atas panggung.</p>
<p>Saya bisa saja dengan mudah memberikan nilai sempurna pada album ini, namun trek penutup yang merupakan cover hits milik Drake, “Hotline Bling” entah kenapa merusak sensasi khidmat sepanjang konser. Mungkin Stevens tak ingin penonton termenung buruk setelah menonton sepanjang set. Mungkin Stevens ingin bercanda. Mungkin Sufjan Stevens memang memiliki selera yang ganjil. Seriously? Hotline Bling?</p>
<div class="review_wrap">
<div id="review-box" class="review-box review-bottom review-stars">
<div class="review-item">
<h5>Mengkhidmati Jahit Ulang “Carrie & Lowell” Versi Live Oleh Sufjan Stevens.</h5>
<p>									<span class="post-large-rate stars-large"><span style="width:80%"></span></span>
								</div>
<div class="review-summary">
<div class="review-final-score">
						<span title="" class="post-large-rate stars-large"><span style="width:80%"></span></span></p>
<h4></h4>
</p></div>
<div class="review-short-summary">
<p>Band: Sufjan Stevens<br />
Album: Carrie & Lowell Live<br />
Rilis: 28 April 2017<br />
Label: Asthmatic Kitty
</p>
</p></div></div>
<div class="user-rate-wrap">
				<span class="user-rating-text"><br />
					<strong>User Rating: </strong><br />
					<span class="taq-score"></span><br />
					<small>Be the first one !</small><br />
				</span></p>
<div data-rate="0" data-id="1632" class="user-rate taq-user-rate-active">
					<span class="user-rate-image post-large-rate stars-large"><br />
						<span style="width:0%"></span><br />
					</span>
				</div>
<div class="taq-clear"></div></div></div></div>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title>Bangun Lebih Pagi Demi Coachella 2017 #nontoncoachelladirumah</title>
<link>https://parapop.net/bangun-lebih-pagi-demi-coachella-2017-nontoncoachelladirumah/</link>
<dc:creator><![CDATA[Noverdy Putra]]></dc:creator>
<pubDate>Fri, 14 Apr 2017 13:09:32 +0000</pubDate>
<category><![CDATA[Concert]]></category>
<category><![CDATA[PressPlay]]></category>
<category><![CDATA[Bon Iver]]></category>
<category><![CDATA[Bonobo]]></category>
<category><![CDATA[Car Seat Headrest]]></category>
<category><![CDATA[Coachella]]></category>
<category><![CDATA[Coachella Festival]]></category>
<category><![CDATA[Crystal Castles]]></category>
<category><![CDATA[Father John Misty]]></category>
<category><![CDATA[Future Islands]]></category>
<category><![CDATA[Justice]]></category>
<category><![CDATA[Little Dragon]]></category>
<category><![CDATA[Local Natives]]></category>
<category><![CDATA[Mac DeMarco]]></category>
<category><![CDATA[Radiohead]]></category>
<category><![CDATA[Röyksopp]]></category>
<category><![CDATA[Sampha]]></category>
<category><![CDATA[The xx]]></category>
<category><![CDATA[Tycho]]></category>
<category><![CDATA[Warpaint]]></category>
<category><![CDATA[Whitney]]></category>
<guid isPermaLink="false">https://parapop.net/?p=1440</guid>
<description><![CDATA[Berjarak hampir separuh bumi bukan berarti kita tak bisa menikmati festival kekinian Coachella 2017 duduk manis dari rumah. Siapkan koneksi internet tanpa kuota, dan bangun lebih pagi.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Ini termasuk nikmat mana lagi yang telah engkau dustakan. Dengan susunan pengisi acara kelas wahid seperti Radiohead, The xx, Bon Iver, Justice, Father John Misty, Mac DeMarco, Future Islands, Crystal Castles, Röyksopp, Sampha, Warpaint, Local Natives, Bonobo, Car Seat Headrest, Little Dragon, Tycho, Whitney, hingga grup-gabungan No Doubt-AFI; DREAMCAR.</p>
<p>Semuanya bisa kita nikmati dari tiga channel youtube live streaming yang disediakan pihak penyelenggara Coachella 2017. Langsung dari lembah <strong>Coachella</strong>, California, sembari duduk manis bersandar di akhir pekan kita bisa menyaksikan konser yang akan berlangsung dua kali akhir pekan (14,15,16 April 2017 dan 21,22,23 April 2017).</p>
<p>Tetaplah di halaman yang telah kami siapkan ini. Jadwal telah kami sesuaikan dengan Waktu Indonesia Bagian Barat, pilihan channel juga akan kami perbaharui. Modalnya cukup internet tanpa kuota, dan bangun lebih pagi.</p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-large wp-image-1441" src="https://parapop.net/wp-content/uploads/2017/04/pp-coachella1-1024x478.jpg" alt="Bangun Lebih Pagi Demi Coachella 2017 #nontoncoachelladirumah " width="640" height="299" title=""></p>
<p><iframe loading="lazy" src="https://www.youtube.com/embed/gNVZy9kp6M0" width="1600" height="700" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-large wp-image-1443" src="https://parapop.net/wp-content/uploads/2017/04/pp-coachella2-1024x478.jpg" alt="Bangun Lebih Pagi Demi Coachella 2017 #nontoncoachelladirumah " width="640" height="299" title=""></p>
<p><iframe loading="lazy" src="https://www.youtube.com/embed/3Zlqov8vivE" width="1600" height="700" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p><img loading="lazy" decoding="async" class="aligncenter size-large wp-image-1442" src="https://parapop.net/wp-content/uploads/2017/04/pp-coachella3-1024x478.jpg" alt="Bangun Lebih Pagi Demi Coachella 2017 #nontoncoachelladirumah " width="640" height="299" title=""></p>
<p><iframe loading="lazy" src="https://www.youtube.com/embed/vDTL_7jLaaM" width="1600" height="700" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title>Tema Album Baru Palehound Nan Kian Pucat Pasi</title>
<link>https://parapop.net/tema-album-baru-palehound-nan-kian-pucat-pasi/</link>
<dc:creator><![CDATA[Heza Putra]]></dc:creator>
<pubDate>Wed, 12 Apr 2017 01:59:04 +0000</pubDate>
<category><![CDATA[New Releases]]></category>
<category><![CDATA[PressPlay]]></category>
<category><![CDATA[On A Place I’ll Always Go]]></category>
<category><![CDATA[Palehound]]></category>
<category><![CDATA[Polyvinyl Records]]></category>
<guid isPermaLink="false">https://parapop.net/?p=1424</guid>
<description><![CDATA[Palehound meluncurkan album “On A Place I’ll Always Go” pada 16 Juni 2017. Kisah sedih penuh kehilangan sang frontwoman, Ellen Kempner.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Kematian orang yang dicintai merupakan hal tak terelakkan dalam hidup semua orang dan siapapun tidak akan siap untuk itu. Saya pun tidak akan siap menerima suratan qada &amp; qadar ini. Ellen Kempner, pentolan utama band asal Boston, <strong>Palehound</strong> (gitaris sekaligus pencipta lagu) melalui fase tersedih dalam hidupnya. Ia kehilangan satu dari sahabat dekatnya beberapa waktu lalu dan tak lama kemudian ia juga kehilangan neneknya. Ellen benar-benar terpuruk.</p>
<p>Album “<strong>On A Place I’ll Always Go</strong>” merupakan lanjutan dari album debut Palehound tahun 2015 “Dry Food”. Elle berbagi tentang bagaimana tragis hidupnya. Dia menyalurkan kesedihannya pada album yang akan dirilis pada 16 Juni 2017 mendatang bercerita tentang percintaan, kematian, dan sakitnya kehilangan orang yang disayangi.</p>
<p>Mbak Ellen tidak sendiri dalam kompatriot Palehound. Proyek ini memang ia gawangi sendiri awalnya, namun akhirnya berubah bentuk dalam format band. Ellen Kempner kini ditemani oleh Jesse Weiss (drum), dan Larz Brogan (bass). Palehound saat ini telah bergabung dengan label<strong> Polyvinyl Records</strong>, dan album “On A Place I’ll Always Go” menjadi penandanya.</p>
<p><em>Jika masih mengalami kendala memahami Palehound, simak penampilan mereka tahun lalu pada sesi AudioTree di bawah ini.</em></p>
<p><iframe loading="lazy" title="Palehound on Audiotree Live (Full Session)" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/dvm5b7d497Y?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe><br />
Single pertama dalam album “On A Place I’ll Always Go” berjudul “Flowing Over”, sebuah lagu penuh kecemasan sebagaimana diceritakan Ellen. Palehound dapat membawa anda hanyut dalam kemurungan. Saya sendiri saat mendengar lagu dengan videoklip penuh “kekerasan” ini berusaha merasakan bagaimana perasaan Mbak Elle ditinggal oleh orang yang disayanginya. And its very painful.</p>
<h2>Sampul album Palehound “On A Place I’ll Always Go”</h2>
<p><figure id="attachment_1425" aria-describedby="caption-attachment-1425" style="width: 460px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1425" src="https://parapop.net/wp-content/uploads/2017/04/Palehound-“On-A-Place-I’ll-Always-Go”.jpg" alt="Cover Palehound - “On A Place I’ll Always Go”" width="460" height="460" title=""><figcaption id="caption-attachment-1425" class="wp-caption-text">Palehound meluncurkan album “On A Place I’ll Always Go” pada 16 Juni 2017. Kisah sedih penuh kehilangan sang frontwoman, Ellen Kempner.</figcaption></figure></p>
<h2>Daftar lagu album Palehound “On A Place I’ll Always Go”</h2>
<ol>
<li>Hunter’s Gun</li>
<li>Carnations</li>
<li>Room</li>
<li>If You Met Her</li>
<li>Silver Toaster</li>
<li>Turning 21</li>
<li>Flowing Over</li>
<li>Backseat</li>
<li>Feeling Fruit</li>
<li>At Night I’m Alright With You</li>
</ol>
<p>(HEZA)<br />
<iframe loading="lazy" style="border: 0; width: 400px; height: 472px;" src="https://bandcamp.com/EmbeddedPlayer/album=2501159193/size=large/bgcol=ffffff/linkcol=0687f5/artwork=small/transparent=true/" seamless><a href="http://palehound.bandcamp.com/album/a-place-ill-always-go" rel="nofollow noopener" target="_blank">A Place I&#39;ll Always Go by Palehound</a></iframe></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title>Merasakan Night + Day Festival Dari Jauh</title>
<link>https://parapop.net/merasakan-night-day-festival-dari-jauh/</link>
<dc:creator><![CDATA[Noverdy Putra]]></dc:creator>
<pubDate>Wed, 29 Mar 2017 11:59:53 +0000</pubDate>
<category><![CDATA[Concert]]></category>
<category><![CDATA[Featured]]></category>
<category><![CDATA[News]]></category>
<category><![CDATA[PressPlay]]></category>
<category><![CDATA[Video Post]]></category>
<category><![CDATA[music festival]]></category>
<category><![CDATA[night + day brixton]]></category>
<category><![CDATA[Night + Day Festival]]></category>
<category><![CDATA[The xx]]></category>
<guid isPermaLink="false">https://parapop.net/?p=1095</guid>
<description><![CDATA[2 Minggu setelah Night + Day festival usai, kita dapat mulai menikmati sedikit demi sedikit keriaan di salah satu sudut kota London.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Sedari awal ketika <strong>Night + Day Festival</strong> besutan <strong>The XX</strong> diumumkan, kita yang berada nun jauh dari O2 Brixton Academy hanya bisa membayangkan imajnasi liar saat mengunjungi laman khusus <a href="http://nightanddaybrixton.thexx.info/" target="_blank" rel="nofollow noopener">nightanddaybrixton.thexx.info</a>. Lengkap benar segala macam keriaan yang disiapkan trio Jamie, Romy dan Oliver disepanjang minggu.</p>
<p>Selama tujuh malam berturut-turut Night + Day Festival digelar untuk “berhari-raya” bagi The XX di kota favorit mereka. Tahun 2013 lalu, Night + Day Festival mengunjungi Berlin dan Lisbon. Di Tahun 2017, Brixton (London) menjadi kota yang menjadi saksi bagaimana The XX berkolaborasi dengan musisi sahabat mereka maupun beragam musisi pendatang baru.</p>
<p>Residensi dari tanggal 8 Maret 2017 hingga 15 Maret 2017 ini menampikan nama-nama berikut (secara berurutan): Sampha, Joy Orbison, Kelela, Ben UFO dan Beatrice Dillon, Robyn, RMX Live + Benji B, Francis and the Lights + Floating Points (DJ set), Cat Power (solo), Jehnny Beth (solo piano), Siren DJs, The London Contemporary Orchestra Performs Mica Levi + Daniel Brandt (DJ set), Floating Points dan Gilles Peterson.</p>
<p><iframe loading="lazy" title="The xx: Night + Day Brixton" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/videoseries?list=PL5-5yamiGqUtV5oIdLvFGghZowwy4bATO" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p>Tidak hanya konser, festival “siang malam” ini juga dijadikan ruang bagi The XX untuk berinteraksi dengan kota Brixton itu sendiri. Ada “Pasca-Pesta” di klab-klab lokal Brixton, ada pemutaran film kesukaan The XX yang dikelola oleh The Whirled Cinema, setiap hari The XX pun berkolaborasi dengan radio lokal Reprezent Radio untuk satu sesi khusus selama satu jam dengan bintang tamu festival.</p>
<p><iframe loading="lazy" src="https://w.soundcloud.com/player/?url=https%3A//api.soundcloud.com/playlists/310002284&amp;auto_play=false&amp;hide_related=false&amp;show_comments=true&amp;show_user=true&amp;show_reposts=false&amp;visual=true" width="100%" height="450" frameborder="no" scrolling="no"></iframe><br />
Night + Day Festival membuktikan sebuah kegiatan festival musik tidak melulu sedemikian “hedon” dan “acuh” dengan lingkungan sekitar. Dalam salah satu edisi program khusus Reprezent Radio untuk Night + Day Festival, Robyn cukup terkaget dengan antusiasme penonton. “ada penonton (di balkon) yang pergi bersama orang tua mereka, sepertinya mereka baru pertamakali datang ke klab..”.</p>
<p>Selain memang menghadirkan nama-nama besar di panggung The XX, seperti Florence Welch, Robyn, Cat Power dan Jehnny Beth yang membuat penampilan The XX setiap malam menjadi spesial, Night + Day Festival juga berupaya untuk mendukung komunitas-komunitas lokal di Brixton, London.</p>
<p>Pertunjukan The XX menjadikan Night + Day festival membekas bagi penonton yang hadir, maupun kita yang melihat dari jarak jauh, tapi apa yang dilakukan festival ini untuk komunitas di kota Brixton menjadikannya tertambat dihati.</p>
<p><iframe loading="lazy" title="The XX ft. Florence Welch - You&#039;ve Got The Love (The XX Remix) Live" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/HzDZCvRc6sA?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe></p>
<p>(VERD)<br />
<iframe loading="lazy" src="https://embed.spotify.com/?uri=spotify%3Auser%3Athexxofficial%3Aplaylist%3A1AD57Q2xB8Vn0PCuzxQ8TB" width="100%" height="380" frameborder="0"></iframe></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title>Tayangkan Cuplikan “Nightcrawler”, ZHU Berusaha Provokatif.</title>
<link>https://parapop.net/tayangkan-cuplikan-nightcrawler-zhu-berusaha-provokatif/</link>
<dc:creator><![CDATA[Noverdy Putra]]></dc:creator>
<pubDate>Wed, 15 Mar 2017 06:13:24 +0000</pubDate>
<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
<category><![CDATA[Featured]]></category>
<category><![CDATA[Music]]></category>
<category><![CDATA[News]]></category>
<category><![CDATA[PressPlay]]></category>
<category><![CDATA[Video Post]]></category>
<category><![CDATA[Alan Walker]]></category>
<category><![CDATA[EDM]]></category>
<category><![CDATA[Kygo]]></category>
<category><![CDATA[Marshmello]]></category>
<category><![CDATA[Nightcrawler]]></category>
<category><![CDATA[Steve Aoki]]></category>
<category><![CDATA[The Chainsmokers]]></category>
<category><![CDATA[Zedd]]></category>
<category><![CDATA[ZHU]]></category>
<guid isPermaLink="false">https://parapop.net/?p=931</guid>
<description><![CDATA[Seperti halnya kita, produser musik elektronik, ZHU pun muak terhadap bintang-bintang pop-EDM. Dan ia berniat untuk mengubur mereka semua.]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Sebagai DJ yang sempat menyandang status misterius, <strong>ZHU</strong> menarik perhatian sejak kemunculannya pertama kali. Mini album “Genesis Series” mendulang sukses pada tahun 2015. Berselang satu tahun, “Generationwhy” debut album penuh pun dirilis.</p>
<p>Dengan musik elektronik bermelodi mid-tempo. Mudah sekali bagi ZHU untuk menawan hati ditengah gempuran menu musik EDM yang semakin membosankan. Saya sempat menuliskan tentang <a href="http://creativedisc.com/2017/02/ramai-ramai-menyelamatkan-edm/" target="_blank" rel="nofollow noopener">fenomena</a> ini, musik EDM begitu membosankan hingga perlu beramai-ramai untuk menyelamatkannya. Pelantun “Fix You” harus turun gunung dan berduet dengan <em>ah sudahlah</em>.</p>
<p><iframe loading="lazy" title="ZHU - Generationwhy (Official Video)" width="500" height="281" src="https://www.youtube.com/embed/loh75wht7Cg?start=425&#038;feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe><br />
Nah (mungkin) dalam posisi kemuakan yang sama dengan saya. ZHU merilis sebuah cuplikan videoklip single berjudul “Nightcrawler”. Dengan percaya diri pada cuplikan tak berwarna tersebut tampak gerombolan pemuda-pemudi California, berjalan menuju pemakaman. Tampak beberapa nama tertulis pada peti yang mereka bawa. Nama-nama itu seperti sebuah daftar-coret.</p>
<p>Marshmello, Kygo, The Chainsmokers (<em>ah saya akhirnya mengetik nama ini</em>), Zedd, Steve Aoki, hingga Alan Walker dan masih ada beberapa nama DJ era emas EDM 5 tahun terakhir tampak tertulis dan dicoret. Seolah-olah daftar-nama tersebut telah berhasil dihabisi oleh ZHU pada video ini.</p>
<p>Single “Nightcrawler” telah dirilis pada 15 Maret 2017, masih dengan ciri khas bagaimana musik ZHU sebelumnya. Kini tindakan provokatif pada cuplikan video ini apakah mampu menarik perhatian lebih lanjut jamaah EDM?<br />
(VERD)</p>
<p><iframe loading="lazy" src="https://embed.spotify.com/?uri=spotify%3Aalbum%3A5pfoeSUyMAfjfi574Qnzni" width="100%" height="380" frameborder="0"></iframe></p>
]]></content:encoded>
</item>
<item>
<title>Skrillex Resmi Kembali Jadi Vokalis Band Emo, From First to Last</title>
<link>https://parapop.net/skrillex-resmi-kembali-jadi-vokalis-band-emo-first-last/</link>
<dc:creator><![CDATA[Rifki Hardian]]></dc:creator>
<pubDate>Mon, 06 Mar 2017 09:38:01 +0000</pubDate>
<category><![CDATA[Featured]]></category>
<category><![CDATA[News]]></category>
<category><![CDATA[PressPlay]]></category>
<category><![CDATA[Video Post]]></category>
<category><![CDATA[First to Last]]></category>
<category><![CDATA[Skrillex]]></category>
<category><![CDATA[Sonny Moore]]></category>
<guid isPermaLink="false">https://parapop.net/?p=918</guid>
<description><![CDATA[Setelah sepuluh tahun bergelimang kilau EDM, Skrillex kembali menjadi vokalis band, From First to Last. Apakah ini pertanda bahwa gaya rambut berponi samping kembali akan menjadi tren?]]></description>
<content:encoded><![CDATA[<p>Januari lalu, <strong>Sonny Moore</strong> atau yang lebih dikenal dengan nama panggung <strong>Skrillex</strong>, resmi kembali ke band lamanya, From <strong>First to Last</strong>, setelah mengumumkan single “Make War”. Pada bulan ini, setelah satu dekade, akhirnya ia tampil untuk pertama kali dan membawakan single tersebut. Sekaligus ini sebagai penanda bahwa <em>DJ</em> yang telah membuat musik dubstep menjadi populer ini kembali secara permanen sebagai seorang vokalis band emo.</p>
<p>From First to Last merilis single “Make War” tepat pada ulang tahun Moore yang ke-29. Moore kemudian tampil dalam sebuah reuni From First to Last di acara Emo Night pada 7 Februari lalu di Los Angeles. Melihat penampilan pada malam tersebut melalui video dibawah ini, membuat darah-muda kembali menggelegak, ingatan kembali berdesir persis ketika kabar<a href="https://parapop.net/mengingat-drive-setelah-17-tahun-berlalu/"> At The Drive In</a> sebelumnya.</p>
<p><a href="https://www.youtube.com/watch?v=99-slOptQzs" rel="nofollow noopener" target="_blank">www.youtube.com</a></p>
<p>Setelah merilis single reuni tersebut beserta artwork, From First to Last sempat dituduh mencontek <em>artwork</em> band Culture Abuse. Moore lalu membantah hal tersebut dan mengatakan itu hanya sebuah hal yang kebetulan. <em>“It was a complete coincidence, and we would never disrespect or appropriate another artist’s work. Shout out to Culture Abuse, and as a positive to come from this, hopefully people will go check out their music and show them some love.”</em> Bantah Moore.</p>
<p>2007 lalu Moore hengkang dari From First to Last karena cedera vokal yang sempat dideritanya. Kemudian, ia fokus di dunia EDM hingga saat sekarang ini. 10 tahun adalah penantian yang musti dibayar untuk mendengar kembali karya Moore bersama From First to Last. EMO IS BACK! (?)<br />
(RIFKI)</p>
]]></content:encoded>
</item>
</channel>
</rss>
