Di penghujung musim panas ini kita bertemu lagi dengan Maisie May bersama kelembutan single terbarunya, “When in doubt,” sebuah balada dream pop yang terjalin melalui jalinan harmoni elektronik dan akustik, muncul sebagai bukti pertumbuhan artistik May, terutama setelah singelnya “Nevermind” dan “Small talk”.
“When in doubt,” mengawinkan lirik Maisie yang menyentuh hati dan seperti buku harian dengan lanskap suara yang terasa seperti pelukan yang menenangkan dalam senandung synth yang lembut, yang segera diikuti oleh suara May yang merdu. Ini adalah kisah tentang memahami sifat perasaan manusia yang fana, yang digambarkan melalui lirik puitisnya.
Rilisan ini menyiapkan panggung untuk EP-nya yang telah dinanti-nantikan, menjanjikan penyelaman lebih dalam ke dunia penuh emosi yang menjadi ciri khas Maisie. “When in doubt,” lebih dari sekadar pendahuluan EP-nya, ini adalah lagu yang tenang untuk jiwa-jiwa yang mencari, merenung, dan berada dalam gelombang emosi yang tiada akhir, menampilkan Maisie May tidak hanya sebagai musisi, tetapi juga sebagai pendongeng pengalaman manusia.





