- Oct- 2026 -31 October
Big Winner – Swallow
Bertemu lagi kita dengan Big Winner pada penghujung bulan ini. Swallow dibuka dengan suara orang mengunyah dan kita belum tahu harus tertawa atau menyodorkan…
Read More » - 31 October
MAYA – ROCK.PAPER.SCISSORS.
Di sini kita menyebutnya suit, dan lewat ROCK.PAPER.SCISSORS. MAYA menjadikannya hubungan asmara. Single dark pop ini membandingkan situationship yang beracun dengan suit, ketika lawan…
Read More » - 31 October
Karen Mansfield – I Only Have Eyes for You (The Flamingos Cover)
Gitar elektrik ritmik berdistorsi tipis dan ketukan masuk hampir bersamaan di awal I Only Have Eyes for You versi Karen Mansfield, pilihan yang cukup…
Read More » - 31 October
Kramies – We’re All Dead
Tidak ada yang mati di We’re All Dead. Single pertama Kramies dalam lebih dari setahun ini justru bernapas pelan, dibuka alur yang syahdu terasa…
Read More » - 31 October
philomenah – black moon lilith
Saya harus mengaku tidak paham arti transit Black Moon Lilith di rumah pertama, padahal pengakuan astrologis itulah yang membuka bait kedua black moon lilith.…
Read More » - 31 October
Luke August – Satisfied
“I don’t think that it’s right, But I don’t think that it matters”. Dua baris ini diulang berpasangan di setiap reff Satisfied, dan Luke…
Read More » - 31 October
Gregory Ackerman – Spooky
Solo gitarnya diputar terbalik. Itu detail paling menggoda dari Spooky versi Gregory Ackerman, cover lagu milik Classics IV yang ia garap khusus untuk musim…
Read More » - 31 October
Forgettable – Never Dancing Salsa Again
Drum, bas, dan gitar masuk bersamaan di detik pertama Never Dancing Salsa Again, tanpa intro, seolah takut kita keburu pamit dari lantai dansa. Ini…
Read More » - 30 October
Night Night – Crocodiles
Reff Crocodiles menaruh buaya di kolong ranjang, lalu bertanya apakah mereka benar-benar ada. Lagu tentang cucu, nenek, dan monster khayalan menjelang tidur. Night Night…
Read More » - 30 October
Faint Halos – Don’t Leave a Light On
Bertemu lagi dengan Faint Halos, dan kali ini membawa Don’t Leave a Light On, lagu yang dulu ditulis dan direkam Paul Hashemi sendirian di…
Read More » - 30 October
Azura – To the Bone
To the Bone dibuka dengan dua kata yang jarang mampir ke lagu rock, naivety dan duplicity. Kepolosan sendiri, kelicikan si dia, dan dari situ…
Read More » - 30 October
Henry Sinner – There is no Tomorrow
Bayangkan anak seorang vokalis punk Swedia duduk bersebelahan dengan pembuat musik video game, lalu keduanya merekam There is no Tomorrow. Hasilnya berisik, santai, dan…
Read More » - 30 October
dot:dot-dash – Cavalier Seul
Cavalier Seul terdengar dingin, rapi, dan sedikit malas. Ia dibuka deretan arpeggio synth, lalu vokal perempuan masuk di atas ketukan drum elektronik yang ajek.…
Read More » - 30 October
RISE – Talking To Your Ghost Again
Gitar elektrik berbalut delay dan reverb tebal dihadirkan dalam Talking To Your Ghost Again, bersama vokal stayMellow masuk dengan liukan melismatis yang terdengar sangat…
Read More » - 30 October
Oskar Brandt – Imagination
Aduh, cello-nya. Gesekan cello dan aransemen dawai garapan Dave Eggar membuat Imagination, single terbaru Oskar Brandt, langsung terdengar seperti adegan film yang kameranya pelan-pelan…
Read More » - 30 October
dopameen x Kajo – Finally Here
Sepuluh inci adalah jarak dua orang di bait kedua Finally Here, padahal duet ini digarap dari dua negeri yang berjauhan, dopameen di Thailand dan…
Read More » - 30 October
Marshall Thomas – Take The Car
Senang bisa bertemu lagi dengan Marshall Thomas, kali ini lewat Take The Car, single yang dibuka petikan gitar akustik jernih lalu langsung menyerahkan tempat…
Read More » - 29 October
Mendi Moon – I GREW UP (lässyn lässyn)
Aha. Akhirnya ada lagu tentang tumbuh dewasa yang tidak mau pura-pura semuanya baik-baik saja. I GREW UP (lässyn lässyn) adalah single pertama dari proyek…
Read More » - 29 October
ENISA – STRANGERS
Enam tahun bernaung di bawah payung label raksasa ternyata tidak membuat ENISA ragu untuk mengemasi kopernya dan memilih berjalan mandiri. Membuka babak baru menjelang…
Read More » - 29 October
Motel Static – Lost Mind (feat. Gab Smalldon)
Bait pertama Lost Mind dibuka di sebuah ruangan berisi seratus orang, wajah-wajah yang memudar di bawah lampu, dan hanya satu yang tertinggal di pandangan.…
Read More » - 29 October
Buddha Trixie – Devil On My Shoulder
Kuartet indie rock asal Los Angeles, Buddha Trixie, tampaknya memang tidak pernah berniat tampil serius atau sok jago di hadapan pendengar. Lewat tembang teranyar…
Read More » - 29 October
Zachary Mason – Man Of The Universe
Drum, bas, organ, dan vokal latar di Man Of The Universe dimainkan oleh Stuart Epps, produser yang pernah menggarap Led Zeppelin, Oasis, dan Elton…
Read More » - 29 October
CARMEN – Waste of a Loving Heart
Usia dua puluhan, pura-pura tahu jalan, dan cinta yang dipalsukan berkali-kali. Itulah isian Waste of a Loving Heart, single indie pop dari CARMEN yang…
Read More » - 28 October
TH3 Back Room – Gaslight
Siapa sangka lagu tentang dibohongi pelan-pelan sampai meragukan ingatan sendiri justru dibungkus jangle pop rock yang renyah, genre yang biasanya identik dengan sore santai…
Read More » - 28 October
Hanna Andréa – Braveheart (Acoustic)
Saya selalu agak curiga pada versi akustik, karena seringnya ia cuma lagu lama yang dicopot bajunya. Braveheart versi akustik dari Hanna Andréa setidaknya datang…
Read More » - 28 October
Night Teacher – Reckless
Rusa-rusa di bulan November jadi nekat, kata baris pembuka Reckless, karena untuk sementara hasrat mereka untuk hidup berlari lebih kencang daripada takut mati. Night…
Read More » - 28 October
Isabella Han-Bolelli – Purple Temptress
“I am a witch.” Aha, akhirnya ada yang mengaku. Purple Temptress dibuka dengan gemuruh guntur yang bergulir pelan, lalu Isabella Han-Bolelli masuk membawa pengakuan…
Read More » - 28 October
Kelly Jett – You’re the Spark
Duduk di sudut studio rumahan kawasan Bali saat tengah malam sering kali menyodorkan tarikan rasa yang ganjil bagi kita. Lewat tembang teranyar bertajuk You’re…
Read More » - 28 October
Tessa Rae – All I Ever Wanted Was Us
Vokal Tessa Rae di All I Ever Wanted Was Us nyaris berbisik, lembut dan penuh napas, lalu dibanjiri gema sampai tepinya kabur. Saya punya…
Read More » - 28 October
Johnny Manna – 99 Cent Dream
Membayangkan seorang mahasiswa hukum yang sedang sibuk menyusun masa depan mendadak bernyanyi santai tentang mimpi seharga sembilan puluh sembilan sen rasanya menyenangkan. Lewat tembang…
Read More »































