Mendengarkan “Before And After Tragedy” dari HERÁ itu seolah kita diajak duduk bareng di ruang tunggu yang sunyi, penuh ketidakpastian. Liriknya yang jujur dan langsung menusuk. Kamu mungkin juga pernah merasakan gejolak serupa, menunggu sebuah kabar yang bisa mengubah segalanya
Vokal HERÁ yang “magical, mystical, and haunting” itu berhasil membuat setiap kata dan notasi terasa begitu personal dan menyentuh. Dengan latar yang melodis syahdu lagu ini membawaa perjalanan melawan sakit, tapi lebih dalam lagi, tentang pencarian jati diri setelah sebuah “tragedi”.
Pertanyaan yang diulang-ulang di bagian chorus, “I don’t know who I’d be before tragedy, I wanna know who I’d be before and after tragedy, I don’t know either,” itu bisa jadi pertanyaan kita juga, kan? Perasaan sendiri dan terisolasi yang dia rasakan saat berjuang itu tersampaikan begitu jujur lewat vokal HERÁ yang “magical” dan “haunting”.
Dan di tengah semua emosi yang meluap, tiba-tiba ada part musik yang mengalir bebas, memberikan kejutan dan kedalaman yang lain. Jadi, “Before And After Tragedy” bukan cuma lagu biasa, tapi pengalaman mendalam yang bisa jadi pelukan buat kamu yang lagi berjuang.


