Sampul album baru CHVRCHES All The King's Men, tulisan merah dan hitam di latar putih
News

Album Baru CHVRCHES All The King’s Men, Pulang ke Glasgow Membawa Gitar

paraPOP

Jika kamu sudah lima tahun menunggu album baru CHVRCHES, simpan dulu sebagian ekspektasimu di laci. Trio asal Glasgow ini mengumumkan All The King’s Men pada Rabu, 21 Oktober 2026, dan album kelima mereka itu akan rilis 22 Januari 2027 melalui Futures Music Group. Ini album penuh pertama sejak Screen Violence (2021), yang dulu sempat menembus sepuluh besar tangga album Inggris.

Kejutan CHVRCHES All The King’s Men ada di bunyinya. Synth yang selama ini jadi bumbu utama CHVRCHES kini dikurangi takarannya.

Consequence menulis bahwa album ini adalah langkah terjauh mereka dari bunyi berbasis synth, condong ke rock dan ke instrumen akustik. Spin bahkan menyebutnya lebih bertumpu pada gitar. Band sendiri menggambarkan sebelas lagunya sebagai kumpulan indie rock yang “self-consciously British” dan bebas berkelok, dengan bahan dari sejarah serta budaya Inggris dan Skotlandia, termasuk sudut-sudutnya yang paling buruk rupa. Kita diajak melintasi rentang yang lebar, dari Adore You yang menurut Spin terdengar seperti pop rock 90-an yang jenaka, sampai Comedown Tomorrow yang murung, luas, dan sepi.

Album Baru CHVRCHES Diracik di Glasgow, Tiga Minggu Sekali Jalan

Setelah tur Screen Violence rampung, CHVRCHES memilih rehat pada 2023. Lauren Mayberry, Iain Cook, dan Martin Doherty sepakat hanya akan kembali kalau materi berikutnya benar-benar menantang mereka. Screen Violence dulu ditulis jarak jauh. Kali ini ketiganya berkumpul di Glasgow untuk beberapa sesi intens yang masing-masing berlangsung tiga minggu. Lucunya, menurut Stereogum, tinggal satu personel yang masih menetap di kota itu.

Masing-masing membawa bumbu sendiri ke dapur. Doherty sering bolak-balik ke Skotlandia untuk menjenguk ibunya, dan dari mudik-mudik itu ia tercebur ke film-film Shane Meadows dan Ken Loach, juga ke musik Massive Attack, Siouxsie & The Banshees, dan PJ Harvey. Cook mulai menulis lagu dengan instrumen akustik sambil mendengarkan Nick Drake, Bert Jansch, dan Incredible String Band. Mayberry mengejar cara bercerita yang lebih tajam dan rentang vokal yang lebih lebar. Ada jarak yang membuat mereka melihat Inggris dengan mata baru, setelah bertahun-tahun lebih banyak berada di negeri paman sam.

Pintu masuk album baru CHVRCHES adalah Roses, single yang lepas 23 September lalu dan jadi musik baru pertama CHVRCHES dalam tiga tahun. Menurut DIY, ia mendorong band ke wilayah yang lebih gelap dan lebih berat, dengan Mayberry melempar sindiran pedas ke arus bawah Inggris hari ini. Lagu itu ditutup sebuah pengumuman yang terdengar seperti ancaman sopan, “If I may command your undivided attention, now we can start.” Baik, Mbak, kami mendengarkan.

“This is the longest break we had ever taken between albums and when we got together to write new music, we wanted to really push ourselves and not be retreading ground we’d walked before,” ujar Mayberry saat CHVRCHES Roses dirilis.

Bocoran lain datang dari Conman, yang sudah lebih dulu dibawakan live di rangkaian konser Teenage Cancer Trust milik Robert Smith di Royal Albert Hall awal tahun ini. NME mencatat lagu itu dibuka dentuman bass bernuansa industrial. Kalau kamu masih ingat duet mereka dengan Robert Smith di How Not To Drown, lagu itu masuk daftar lagu dark pop untuk malam Halloween yang kami susun pekan ini.

Doherty sudah memberi isyarat kepada NME musim panas lalu bahwa CHVRCHES All The King’s Men adalah rekaman paling nekat yang pernah mereka buat. “It’s going to surprise people, and I hope it’s going to delight them and rip some faces off,” ujarnya. Ia juga menenangkan penggemar lama, karena menurutnya ini tetap orang-orang yang sama dengan DNA yang sama.

Sampul album baru CHVRCHES All The King's Men
Artwork All The King’s Men / CHVRCHES, Futures Music Group

Tur CHVRCHES 2027, dari Philadelphia sampai Shepherd’s Bush

Sebelum album keluar, CHVRCHES memanaskan mesin lewat dua konser amal yang intim di Assumption Studios, Glasgow, pada 26 Oktober, dan di St Matthias Church, London, pada 29 Oktober. Tiketnya sudah ludes. Tur CHVRCHES 2027 dimulai 13 Februari 2027 di Philadelphia, melintasi Amerika Utara sampai Hollywood Palladium, Los Angeles, pada 14 Maret, lalu pulang ke Inggris dan Irlandia mulai 23 April di O2 Academy Glasgow. Rangkaiannya berakhir di O2 Shepherd’s Bush Empire, London, pada 6 Mei. Presale artis dibuka 27 Oktober dan penjualan umum 30 Oktober, pukul 10.00 waktu setempat. Asia belum kebagian, jadi kita cukup menonton dari linimasa sambil memutar Roses berulang-ulang.

Selama rehat, ketiganya tidak menganggur. Mayberry merilis album solo Vicious Creatures pada Desember 2024. Doherty membentuk The Leaving bersama drummer panggung CHVRCHES, Jonny Scott, sementara Cook menggarap Protection bersama Scott Paterson, mantan personel Sons & Daughters.

Sembilan tahun lalu kami menulis kabar CHVRCHES masuk dapur rekaman untuk album ketiga. Kabar-kabar lainnya bisa kamu telusuri di halaman tag CHVRCHES. Saya sendiri masih menimang-nimang satu hal. Penggemar yang dulu datang demi synth, maukah mereka mengangguk-anggukkan kepala untuk gitar di album baru CHVRCHES ini?

CHVRCHES All The King’s Men rilis 22 Januari 2027 melalui Futures Music Group.

Daftar Lagu Album Baru CHVRCHES All The King’s Men

  • Roses
  • Evil
  • Adore You
  • Overthinker
  • Royal Blue
  • Comedown Tomorrow
  • Friend Of A Friend
  • Three Out Of Five
  • Conman
  • Jamie’s Prayer
  • Faith In Flying

Jadwal tur CHVRCHES 2026–2027:

  • 26 Oktober 2026, Assumption Studios, Glasgow (konser amal, habis)
  • 29 Oktober 2026, St Matthias Church, London (konser amal, habis)
  • 16 November 2026, Troubadour, West Hollywood
  • 20 November 2026, Corona Capital, Mexico City
  • 13 Februari 2027, Franklin Music Hall, Philadelphia
  • 17 Februari, Brooklyn Steel, Brooklyn
  • 19 Februari, Anthem, Washington DC
  • 20 Februari, Roxian Theatre, Pittsburgh
  • 22 Februari, Asbury Hall, Buffalo
  • 23 Februari, History, Toronto
  • 25 Februari, Salt Shed (Indoor), Chicago
  • 26 Februari, Riverside Theater, Milwaukee
  • 27 Februari, The Sylvee, Madison
  • 2 Maret, Knitting Factory, Boise
  • 3 Maret, Knitting Factory, Spokane
  • 5 Maret, Vogue Theatre, Vancouver
  • 6 Maret, Paramount Theater, Seattle
  • 8 Maret, Revolution Hall, Portland
  • 10 Maret, Fox Theater, Oakland
  • 12 Maret, The Observatory North Park, San Diego
  • 13 Maret, The Van Buren, Phoenix
  • 14 Maret, Hollywood Palladium, Los Angeles
  • 23 April, O2 Academy, Glasgow
  • 26 April, Music Hall, Aberdeen
  • 27 April, LiveHouse, Dundee
  • 29 April, 3Olympia, Dublin
  • 1 Mei, Victoria Warehouse, Manchester
  • 2 Mei, O2 Academy 1, Birmingham
  • 4 Mei, O2 Academy 1, Bristol
  • 5 Mei, The LCR UEA, Norwich
  • 6 Mei, O2 Shepherd’s Bush Empire, London

paraPOP

Parapop Parentheses Preact Pop News Media Outlet for Alternative/Indie In Indonesia Contact us: info@parapop.net